twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Cara Pembiakan Bakteri EM4

Cara Pembiakan Bakteri EM4 - Bagi rekan-rekan petani yang ingin menghemat biaya untuk pembelian EM4, rekan bisa mengembangbiakan bakteri tersebut sendiri di rumah, sehingga bila kebutuhan akan pupuk organik cukup banyak dikarenakan luas lahan yang besar maka akan segera terpenuhi tanpa biaya tambahan.


Sebenarnya cara pengembangbiakan bakteri ini cukup banyak cara yang bisa kita lakukan, dibawah ini saya coba 1 cara yang cukup mudah dan simpel untuk pengembangan bakteri EM4.

Sebelum ke tahap lebih lanjut silahkan rekan sediakan bahan untuk prakteknya diantaranya :
  • 1 liter bakteri yang akan diperbanyak
  • Siapkan sedikitnya 3 kg bekatul (jangan sampai kurang)
  • Siapkan ¼ kg gula merah bila tidak ada bisa pakai gula pasir atau tetes tebu, salah satu aja
  • Siapkan ¼ kg terasi
  • Siapkan 5 liter air
Setelah semua bahan diatas tersedia, kini rekan harus menyiapkan bahan untuk media pembiakan, diantaranya :

  • Ember plastik
  • Pengaduk atau centong
  • Panci untuk pemasak air
  • Botol plastik atau kaca penyimpan 
  • Siapkan Saringan dari kain atau kawat kasa
Bila bahan sudah semua terkumpul kini waktunya kita membuat adonan, rekan bisa memulai dengan poin- poin sebagai berikut :

  • Air yang  5 liter tadi dimasak sampai benar-benar mendidih.
  • Setelah air mendidih rekan bisa memasukkan terasi, bekatul dan gula, untuk yang memakai gula merah harus dihancurkan dulu sampai halus, lalu aduk adonan hingga rata.
  • Setelah adonan benar-benar rata lalu dinginkan sampai benar-benar dingin, bila tidak benar-benar dingin, adonan justru akan membunuh biang bakteri yang akan kita biakkan.
  • Bila sudah benar-benar dingin Mulai masukkan bakteri dan aduk adonan sampai benar-benar rata. Lalu ditutup rapat selama 2 hari dua malam.
  • Mulai hari ketiga tutup agak dilonggarkan dan diaduk rutin setiap hari sekitar 10 menit.
  • Bola sudah jadi yaitu sekitar 3-4 hari bakteri hasil pengembangan ini sudah bisa diambil dengan disaring memakai saringan, kemudian disimpan dalam botol yang sudah kita sediakan tadi, usahakan jangan ditutup terlalu rapat, atau biarkan saja botol terbuka, ini dimaksudkan agar bakteri tetap mendapatkan oksigen yang baik.
  • Tahap terakhir, botol bakteri tersebut siap untuk digunakan untuk membuat kompos atau pupuk cair maupun pupuk hijau.
Ampas hasil saringan jangan dibuang karena dapat kita gunakan lagi untuk membiakkan tahap selanjutnya, kita tinggal menyiapkan air kurang lebih 1 liter lalu menambahkan air matang dingin dan gula.

Itulah sedikit cara Mengembangbiakan Bakteri EM4 untuk sedikit menghemat biaya, adapun untuk cara pembuatan Kompos, Pupuk Cair, atau Pupuk Hijau akan segera saya posting pada kesempatan selanjutnya. Trimakasih selamat mencoba.

22 komentar:

  1. Balasan
    1. Trimakasih sudah berkunjung mas ajis,

      Hapus
  2. pak, apakah ampasnya masih bisa digunakan untuk diperbanyak lagi?
    bagaimana prosesnya?
    sampai berapa kali recycle?

    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa gan cukup menambah molase saja

      Hapus
  3. salam..
    terkait em4 yang sudah jadi dan dimasukan kedalam botol seperti diatas, apa harus segera dipakai? atau bisa disimpan dulu? kalau bisa disimpan kira kira berapa lama bisa bertahan?
    Terima kasih banyak.

    BalasHapus
  4. Salam sukses gan...
    Terkait pembuatan EM4, Saya sedang mencoba membuatnya dngan bahan2 sbb:
    1. Gula merah 1kg
    2. Terasi 1/4kg
    3. Ragi tape 15butir
    4. Bekatul 1.5kg
    5. Air sumur 5liter.
    Dngan metode seperti di atas. Yg mau saya tanyakan, berapa literkah nantinya EM4 yg di hasilkan? Apakah sisa padatnya mash bsa di gunakan lg? Berapa harikah larutan trsebut bnar2 jadi EM4, Dan mampu bertahan berapa bulankah bakteri EM4 trsebut?

    BalasHapus
  5. darimanakah benih bakteri tersebut didapat?

    BalasHapus
  6. terimakasih infonya.Semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  7. cara gunanya macam mana pak?saya kurang mengerti tentang em ni

    BalasHapus
  8. dimana kita dapat membeli bakteri em4 nya

    BalasHapus
  9. bacteri untuk pembuatan pupuk cair itu apa?

    BalasHapus
  10. Terimakasih saya jadi tambah wawasan

    BalasHapus
  11. di daerahku susah dapatin susu murni,bisa diganti yang lain?

    BalasHapus
  12. Kalau memperbanyak Em4 gimana caranya?Jika pakai tetes?

    BalasHapus
  13. bos bakterinya berapa kg dan susunya berapa liter

    BalasHapus
  14. Dari mana kita bisa dapatkan bakteri tersebut

    BalasHapus
  15. nambah pengetahuan saya nih
    makasih

    BalasHapus
  16. Kalo disimpan tahan berapa lama atawa perlu perlakuan khusus ya gan

    BalasHapus