twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Perawatan Benih Lele Budidaya

Perawatan Benih Lele Budidaya -
benih lele
Benih Lele
Perawatan Benih Lele Budidaya: setelah saya share beberapa saat lalu tentang Cara Pengobatan Herbal Ikan lele, Penyebab Kematian Masal Ikan lele serta memijahkan lele secara alami, kini saya akan mencoba share tentang cara Perawatan Benih Lele semoga share artikel ini ada manfaatnya bagi rekan-rekan pembudidaya yang kebetulan sedang mencari cara Perawatan Benih lele.


Biasanya para pembudidaya pada tahap ini menyebutnya sebagai proses pendederan, pada proses pendederan ini biasanya memakan waktu hingga 40 hari dengan target panen sekitar ukuran 5-6, pada tahapan inilah kita harus benar-benar selektif dalam perawatan, bila rekan tertarik silahkan menggunakan metode perawatan yang saya share dibawah ini yang pernah dipraktekan, adapun tahapan-tahapannya sebagai berikut :

1). Tahap Perawatan Benih Pada hari  ke 1 - 4 setelah Penetasan: 

Perawatan Benih lele Budidaya pada tahap ini adalah tahapan super rawan kegagalan, maka dari itu rekan-rekan harus memperhatikan secara inensip seperti pada pemberian aliran air (volume kecil saja disesuaikan) pemberian jaring halus pada lubang pembuangan viva agar ketika air keluar benih ikan tidak terbawa arus. Selain dari perawatan air rekan-rekan budidaya juga bisa melakukan penyuburan plankton pada air kolam, untuk penyubur plankton bisa rekan-rekan beli di toko ikan atau rekan juga bisa membuatnya sendiri (untuk cara pembuatan plangton sendiri silahkan rekan-rekan baca disini, eittt nanti belum saya posting he..he...). Pada tahap hari 1-4 ini benih lele tidak perlu  kita beri pakan dahulu dikarenakan sumber nutrisi lele masih terpenuhi dari kuning telur benih lele itu sendiri.

2). Tahap Perawatan Benih Pada hari ke 5 - 15 setelah penetasan : 

Perawatan Benih Budidaya lele pada hari ke 5-15, benih lele sudah mulai bisa diberi pakan berupa cacing sutera atau cacing darah. Pemberian pakan bisa dilakukan dengan menebarkan cacing sutera di dasar kolam atau bisa juga menempatkannya pada wadah seperti cobek tanah. jangan lupa juga mulai hari 1 - 15 agar selalu mengontrol kebersihan air sari kolam. pengecekan mulai dari bau air kolam, serta kotoran pada dasar kolam kolam. bilamana air mulai  mengeluarkan bau tidak sedap serta kotoran sudah banyak mengendap cukup banyak rekan-rekan bisa melakukan pengurangan air sebesar 50 % dan ini bisa dilakukan dengan selang kecil kemudian di isi kembali dengan air yang baru, jangan lupa pas kita membuang airnya sambil melakukan penyedotan (sipon) pada dasar kolam.

3). Perawatan Benih Ikan pada hari ke 15 - 25

Perawatan Benih Ikan Pada tahap ini mungkin bisa disebut tahap cukup menyibukan rekan-rekan serta membutuhkan monitoring sangat lebih dari biasanya. untuk pemberian pakan pada tahap ini rekan-rekan sudah bisa memberikan pakan berupa pelet serbuk (rekan-rekan Budidaya juga bisa untuk  mulai memberi pakan pelet serbuk pada hari ke 14- 15 sebagai periode pengenalan pakan). Cara pemberian pakan bisa dilakukan  4 kali dalam sehari. pemberian pakan biasanya sekitar 20 % - 30 % dari benih. atau bisa juga rekan-rekan menggunakan metode adlibitum ( metode adlibitum adalah cara pemeberian pakan yang dilakukan secara sedikit demi sedikit akan tetapi terus menerus, biasanya untuk takaran dari setiap pemberian pakan dilihat dari perilaku benih itu sendiri). Pada tahap ini juga rekan-rekan harus sudah mulai melihat kepadatan kolam, ketika benih lele terlihat sangat padat maka rekan-rekan harus mengurangi kepadatan dengan cara dipindah sebagian dikolam yang baru.

4). Perawatan Benih pada hari ke 25 - 30

Perawatan Benih Lele Pada hari ke 25-30 pemeberian pakan sudah berupa pelet butiran dengan ukuran kecil ( ukuran F- 1000). Pakan dilakukan sebanyak 3 kali sehari (Pagi- siang-sore- malam). metode pemberian pakan bisa juga menerapkan sistem adlibitum. mengenalkan pakan pada benih lele sebaiknya dilakukan dari hari ke 24-25. Apabila diperlukan rekan juga bisa memindahkan benih ke kolam yang baru (jika kolam lama sudah terlihat kotor) dan juga bisa mulai melakukan seleksi terhadap benih lele untuk menghindari persaingan dalam populasi dan tidak seragamnya ukuran benih ikan lele ang kita budidaakan.

5). Perawatan Benih Budidaya pada hari ke 30 - 40 (panen)

Perawatan Benih pda masa menjelang panen ini bisa kita gunakan untuk tahap mengecek ukuran bibit, pengecekan harus lebih sering dilakukan, ketika benih ikan mulai banyak yang tidak seragam kita bisa melakukan seleksi kembali. waktu untuk seleksi sebaiknya pada pagi atau sore hari untuk mengurangi tingkat stres selama proses tahap seleksi. untuk pemberian pakan pada tahap ini kita memberikan F-1000 serta mulai menaikkan ukuran ke F-999.
Biasanya bila kita sudah memasuki hari ke 40 kita bisa mulai melakukan panen ukuran 5 - 6. horeee panen he..he...

Demikian sedikit ringkasan Artikel Budidaya perawatan benih lele dan untuk Penjelasan mengenai pembuatan penyubur plankton, cara seleksi benih lele, akan saya posting  pada posting saya selanjutnya, terimakasih dan selamat mencoba.

3 komentar:

  1. salam kenal bang orgas,sya pemula dlm hal pembibitan lele,blogini sangat bermanfaat bgt buat saya,sm ga bang orgas sllu d beri ksehatan tuk slalu memberi solusi d blog ini.trmaksih&sukses slalu.........

    BalasHapus
  2. bibit lele saya baru berumur 5hari,apa ada pakan lain selain cacing sutra?soalnya d tempat saya dah mulai susah nyarinya.....

    BalasHapus
  3. Saya sedang mencoba usaha di daerah bengkulu yaitu pembenihan lele, tapi kendalanya adalah harga cacing sutra d sini sangat mahal sekali,1 kg nya 50 rb, mau mengkulturkan kutu air/daphnia/moina nggak ada yg jual, sedangkan mencari d alam nggak ngerti cara nya,semua pembenih d bengkulu hanya mengandalkan cacing sutra sebagai pakan alami larva,apa kang ogas atau yg berkunjung d blog ini bisa memberi pencerahan ? Salam lele mania

    BalasHapus